Pendidikan Karakter merupakan salah satu dari upaya pemerintah untuk mengendalikan jiwa labil para pelajar. Yang mana karakter pemuda sering diibaratkan sebagai perahu kosong tanpa kendali dan tanpa layar yang mudah terbawa arus laut. Kemana gelombang laut berjalan, perahu tersebut tidak akan bisa dihentikan untuk melawan gelombang tersebut tanpa ada kapten, navigator dan krunya. Tinggal sejauh apa gelombang itu membawa perahu, ke arah daratan yang lebih aman, ke sisi laut lain yang lebih tenang atau justru dialirkan ke samudra yang penuh dengan gelombang besar yang membahayakan, hingga bukan tidak mungkin gelombang tersebut dapat menenggelamkan perahu kosong itu.
Untuk itu diperlukan seorang navigator yang dikendalikan oleh seorang kapten, didukung dengan kru yang solid serta fasilitas yang cukup untuk melindungi perahu dan kru yang ada di dalamnya hingga mencapai tujuan / tempat yang diharapkan. Jika Kapten beserta krunya mampu bekerja sama dengan baik, memiliki impian yang luar biasa, memiliki keinginan yang tinggi untuk mencapai sesuatu dan yakin mampu dapat mencapainya adalah bukan sesuatu hal yang mustahil bagi kru yang ada di dalam kapal tersebut untuk membentuk sebuah kapal yang besar.
Kapten yang saya ceritakan tadi saya ibaratkan sebagai pemerintah yang berkeinginan mulia untuk menerapkan perilaku berakhlak mulia pada pelajar. Navigator beserta krunya adalah tenaga pendidik yang harus berperan aktif membantu upaya pemerintah dan menerapkannya di lingkungan sekolah.
Tersengat dengan gencarnya penerapan pendidikan karakter di tengah-tengah kepribadian anak. Saya mencoba sedikit merubah lirik dari lagu Budi-Doremi yang memang sedang membooming di kalangan remaja.
Do..dodododododore
Rerererereremi
Mimimimimimifa
Fafafasolasido
Do...Doakan Bapak Ibuku
Re...Relakan Aku Belajar
Mi....Mimpi-mimpi yang di depan
Fa....Fasti dapat ku taklukan
So...Sperogan Luar Biasa
La..Lama-lama makin hebat
Si...Sikapi dengan bijaksana
Do...Doa sebagai pengingat
Tujuan saya menggunakan lagu dari bang Budi yang pertama seperti tadi saya sampaikan bahwa lagu ini sedang begitu digandrungi kalangan remaja. Kedua, instrumen musiknya yang unik, mudah diingat dan membawa ke suasana yang segar dan penuh semangat inilah yang menurut saya sangat tepat untuk saya ubah liriknya. Lirik yang saya tuliskan pada lagu di atas bertujuan untuk memberikan semangat kepada anak-anak dalam belajar, menumbuhkan keinginan besar untuk menaklukan mimpi namun tetap tidak lupa bahwa itu semua harus didukung dengan doa dan restu orang tua. Semoga penyanyi dan pencipta syair lagu Budi-Doremi dapat menerima apa yang saya tuliskan disini. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kalangan pembaca khsusunya bagi para pelajar. Semoga ini menjadi bagian kecil dari wacana para guru super yang memiliki cita-cita mulia untuk menerapkan pendidikan karakter. Ini hanya tulisan kecil dan semoga para pembaca yang budiman juga bersedia untuk berbagi dalam menerapkan pendidikan karakter di negeri ini. Jaya Pendidikan Indonesia.
Guru Indonesia...Bisa...!!!


